Mengurangi Bahaya Residu Pestisida dalam Makanan

—Residu Pestisida adalah zat tertentu yang terkandung dalam hasil pertanian, bahan pangan, atau pakan hewan baik sebagai akibat langsung maupun tak langsung dari penggunaan pestisida
Dampak Residu Pestisida Pada Kesehatan
—Keracunan: Tanda orang yang keracunan pestisida dalam jumlah cukup tinggi bermacam-macam, tergantung jenis pestisida yang digunakan. Namun, pada umumnya berupa sakit kepala, pusing, mual sampai muntah, gemetar, kejang, penglihatan kabur, berair liur banyak, bahkan ada yang sampai kehilangan kesadaran.
—Jangka Panjang: Kelainan alat reproduksi, Kanker, cacat lahir, mutasi genetik
Cara mengurangi Residu Pestisida
—Mencucinya secara bersih dengan menggunakan air yang mengalir, bukan dengan air diam. Jika yang kita gunakan air diam (direndam) justru sangat memungkinkan racun yang telah larut menempel kembali ke sayuran.

Pencucian bisa menurunkan residu sebanyak 70 persen untuk jenis pestisida karbaril dan hampir 50 persen untuk DDT

—Mencuci sayur sebaiknya jangan lupa membersihkan bagian-bagian yang terlindung mengingat bagian ini pun tak luput dari semprotan petani.

—Untuk kubis misalnya, lazim kita lihat petani mengarahkan belalai alat semprot ke arah krop (bagian bulat dari kubis yang dimakan) sehingga memungkinkan pestisida masuk ke bagian dalam krop.

—Perendaman dalam air panas (blanching) juga dapat menurunkan residu.
—Ada baiknya kita mengurangi konsumsi sayur yang masih mentah karena diperkirakan mengandung residu lebih tinggi dibanding kalau sudah dimasak terlebih dulu.
—Pemasakan atau pengolahan baik dalam skala rumah tangga atau industri terbukti dapat menekan tekanan kandungan residu pestisida pada sayuran.
—Mengupas kulit buah dan sayuran sebelum dikonsumsi atau dimasak, membuang daun bagian luar pada selada, kubis dan sawi serta membuang bagian lemak pada daging unggas dan daging sapi adalah upaya lain dalam mengurangi residu pestisida.
—Umumnya pestisida mengumpul di lemak, oleh karena itu mengurangi konsumsi lemak dapat mengurang residu pestisida yang masuk dalam tubuh sekaligus mengurangi asupan kolesterol.
—Jangan selamanya membeli bahan makanan dari satu pasar dan satu tempat. Di berbagai tempat ada pasar bahan makanan organik yang cukup terjangkau. Anda bisa membeli bahan makanan yang mengandung anti-oksidan namun yang dikembangkan secara organik untuk mengurangi efek buruk pestisida yang mungkin masuk ke dalam tubuh anda. Untuk itu dibutuhkan nutrisi yang seimbang dari sumber yang jelas.
—Memanfaatkan pekarangan dg menanam sendiri berbagai buah dan sayuran  seperti misalnya bayam, kangkung, terung-terungan, cabai, buncis, kacang panjang dan lain sebagainya. Selain lebih sehat, anda juga menghemat pengeluaran meskipun tidak banyak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: