Menjaga Kehamilan

Nuri hanya bisa pasrah menjalani takdir yang telah terjadi. Buah hati yang ditunggu-tunggu selama lima tahun pernikahannya tak jadi hadir mengisi hari-harinya. Nuri mengalami perdarahan yang mengakibatkan keguguran di usia kehamilannya yang telah masuk usia lima bulan. Kata dokter ini terjadi karena Nuri menderita anemia berat. Suplemen yang diberikan dokter tak pernah diminumnya. Duh…andaikan aku bisa kembali ke masa lalu aku akan lebih menjaganya keluh Nuri dalam hati.

Kehamilan yang sehat dapat diusahakan dengan persiapan nutrisi yang baik sebelum dan selama hamil. Semua nutrisi penting bagi ibu hamil, namun ada zat gizi yang sangat penting mengingat sering terjadi masalah kekurangan zat tersebut. Nutrisi tersebut adalah zat besi, asam folat dan kalsium.

Zat besi diperlukan untuk mencegah terjadinya anemia. Ibu hamil dikatakan anemia jika kadar Hb-nya <11 gram%. Ibu hamil yang anemia mempunyai resiko kesakitan dan kematian ibu dan atau bayi yang dikandung, melahirkan dengan Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dan prematur, bayi lahir menderita anemia, cacat bawaan serta resiko pendarahan sebelum, saat dan sesudah melahirkan. Pada masa kehamilan kebutuhan zat besi meningkat untuk memenuhi kebutuhan ibu dan janin. Asam folat diperlukan untuk mencegah anemia dan kecacatan bayi. Kecacatan yang disebabkan kerena kekurangan asam folat adalah Neural Tube Defect (NTD).

Para ahli merekomendasikan untuk memenuhinya dengan minum suplemen, mengingat tingginya masalah gizi pada ibu hamil.

Makanan yang mempunyai kandungan zat besi yang tinggi belum tentu menjadi sumber zat besi yang baik bagi kita, karena tergantung pada proses penyerapan yang dipengaruhi oleh penghambat (inhibitor) dan pembantu (enhencer).

Berikut adalah aturan minum tablet besi  atau tablet tambah darah yang baik:

  1. Minum tablet tambah darah dengan air jeruk, agar penyerapan zat besi dalam tubuh dapat berjalan dengan baik atau paling tidak dengan air putih. Gejala sampingan ringan seperti perut tidak enak, mual dan susah buang air besar serta tinja berwarna hitam tidak membahayakan.
  2. Sebaiknya diminum setelah makan malam disertai buah-buahan untuk membantu proses penyerapan, karena kandungan vitamin C pada buah dapat membantu penyerapan zat besi.
  3. Jangan minum tablet tambah darah bersamaan dengan susu, teh, tablet calsium (Kalk), karena akan menghambat penyerapan zat besi.
  4. Kemasan tablet tambah darah yang telah dibuka agar ditutup kembali dengan rapat.
  5. Tablet tambah darah yang sudah berubah warna jangan diminum.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: