Makanan Untuk Keluarga

Masak apa ya…nanti? Di kulkas rumah ada jagung, telur, gandum, kobis,seledri, wortel, ayam. Apa bikin sop wortel kobis aja trus lauknya bikin bakwan jagung saja ya? Pasti ayah dan Qila suka.

Tiap pulang kerja aku kadang bingung dengan ide masakan yang akan kuhidangkan untuk keluarga di sore hari. Habis daftar masakan yang ada di kepalaku itu-itu aja, jadi bosen juga. Mau nyoba resep yang ada di buku-buku susah nyari bahannya di pasar. Kalo bahan nggak lengkap nggak puas rasanya.

Males rasanya kalau harus menyusun siklus menu. Soalnya kemungkinan meleset dari perencanaan sangat besar, karena sering kali ga ada waktu buat belanja. Waktu untuk masak juga kadang ga ada karena begitu sampai rumah aku sudah disibukkan dengan dua buah hatiku.

Untungnya ayah ga pernah protes apapun masakanku. Dia memang laki-laki yang sangat menyenangkan, jarang sekali marah dan protes. Semua masakan yang kusajikan selalu berkenan di hatinya dan selalu ia santap. Kalo kubilang, “Yah pilih dibuatin soto apa sate?” Dia jawab, “Apa aja yang menurut Mama paling mudah dibuat dan nggak merepotkan.” Itulah suamiku tercinta yang tidak pernah ingin merepotkan istri.

Nah kalo anak-anak laen lagi. Kalo yang bungsu Atha nih jatahnya bubur, baru 7 bulan sih. Tapi akhir-akhir ini lagi lahap-lahapnya kalo disuapi bubur. Kalo dah lihat sendok didepan maunya nyosor melulu, lucu deh. Dua minggu lalu pas diare kuberi sirup Zinc selama sepuluh hari yang dapat meningkatkan nafsu makannya, mungkin ini yang membuat nafsu makannya agak luar biasa. Kakaknya (Qila) laen lagi sukanya ayam atau bebek kalo di rumah (meskipun gitu aku selalu ganti-ganti), kalo di sekolah apa aja mau asal pake kuah sayur, paling seneng kuah soto atau sop. Aku suka sekali ekpressinya kalo lagi makan terasa enak kadang bilang, “Enak buatan Mama jempol dua, “ katanya dengan mata berbinar dan mengacungkan jempolnya kanan kiri. Di sekolah (TPA) si kakak paling jago makan, bahkan kata ustadhahnya (guru) Qila minta makan berkali-kali paling sering 5 kali. Tiap pagi selalu kubawakan bekal makanan, kalo tidak kasian ustadhahnya kualahan dimintai maem, kan belum siap.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: